Archive for category KEAHMADIYAHAN

Ghulam Ahmad

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad adalah Mujaddid abad ke-14 H (1250-1324 H/1835-1908 M). Beliau dilahirkan pada hari Jum’at, 14 Syawal 1250 H/13 Februari 1835. Lahir dari keluarga terhormat, Hazrat sebutan yang biasa diberikan kepada orang-orang suci atau rohaniwan. Sedang sebutan Mirza biasa diberikan kepada ningrat keturunan raja-raja Islam dinasti Moghul yang berasa dari Persia. Nama asli beliau adalah Ghulam Ahmad.

Advertisements

Leave a comment

Tanggapan atas pemberitaan di Suara Islam Online

Tulisan Shodiq Ramadhan bertajuk “Debat Majelis Mujahidin versus GAI” dalam Suara Islam Online, perlu saya beri catatan agar pembaca mendapat gambaran lebih utuh, karena tulisan Shodiq saya nilai tendensius. Catatan saya adalah: Pertama Orasi singkat saya didasarkan atas dua ayat alQuran, yaitu An-Nur [24]:55 dan An-Nisa [4]:59. Ayat pertama mengandung petunjuk adanya persamaan antara umat […]

Leave a comment

Kematian HM Ghulam Ahmad

”Aduh celaka sekali hamba-hamba itu! Tiada datang kepada mereka seorang Utusan melainkan mereka memperolok-olokkan dia” (Q.S. 36:30). Para penentang H.M. Ghulam Ahmad dan Gerakannya seringkali mengemukakan bahwa kematian beliau karena doa mubahalah beliau sendiri yang ditulis pada tgl. 15 April 1907 lalu  dimuat dalam majalah Ahli Hadits, edisi 26 April 1907, yang beliau namakan  “Penghabisan […]

Leave a comment

Sikap GAI terhadap non-muslim

Bicara tentang sikap GAI terhadap non Muslim terlebih dahulu perlu saya tegaskan bahwa non muslim atau ghair muslim adalah penghalusan kata kafir dalam Al Qur’an dan Hadist. Kata Kafir jamaknya kaafiriin telah digunakan dalam Al Qur’an sejak zaman permulaan kenabian, wahyu ke-19 bernama Al-Kafirun, yang artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Yang Maha Penyayang Katakanlah: Wahai orang-orang […]

Leave a comment

Penegak Akidah Khatamun-Nabiyyin

“Allah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan berbuat baik, bahwa Ia pasti akan membuat mereka penguasa (khalifah) di bumi sebagaimana Ia telah membuat orang-orang sebelum mereka menjadi penguasa (khalifah), dan bahwa Ia akan menegakkan bagi mereka agama mereka yang telah Ia pilih, dan bahwa Ia akan memberi keamanan sebagai pengganti setelah mereka menderita […]

Leave a comment

GERAKAN AHMADIYAH INDONESIA

“Nabi Suci Muhammad saw. bersabda bahwa sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk umat ini pada permulaan tiap abad orang yang akan memperbaharui agamanya baginya” (HR Abi Daud dari Abu Hurairah r.a). Apakah Ahmadiyah itu? Berdasarkan Hadis sahih di atas, Allah SWT, pada tiap-tiap permulaan abad membnagkitkan seorang Mujaddid atau orang yang memperbaharuhi agama di dalam Islam. […]

1 Comment

BENARKAH HAZRAT GHULAM AHMAD IMAM HAHDI?

”Dia ialah Yang mengutus Utusan-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar Ia memenangkan itu atas semua agama, ……..(Q.S. 9:33; 48:28; 61:9) Pro kontra dakwah H.M. Ghulam Ahmad? Nabi Suci Muhammad saw. menyatakan, bahwa ”la mahdiyya illa ’isabnu Maryam (tak ada Mahdi kecuali Isa ibnu Maryam) ”(H.r. Ibnu Majah). Ini berarti Mahdi dan Masih yang dijanjikan […]

4 Comments

AHMADIYAH : TASAWUF MODERN

“Bacalah dengan nama Tuhan dikau Yang menciptakan, Yang menciptakan manusia dari ‘alaq. Bacalah, dan Tuhan dikau adalah Yang paling Murah-hati, Yang mengajar (manusia) dengan pena, Yang mengajarkan kepada manusia apa yang ia tak tahu” (Q.S. 96:1-5) Islam itu Sufistik Dalam wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Suci Muhammad saw itu semua ayatnya mengandung nilai sufistik. […]

Leave a comment

AL-MASIH AL-MAU’UD: HAKIKI DAN MATSIL

“Tatkala Ibnu Maryam disebutkan sebagai contoh, lihatlah! kaum engkau memekikkan  protes atas itu. Dan mereka berkata: ’Apakah tuhan-tuhan kami itu lebih baik ataukah dia?’ Mereka tak mengemukakan itu kepada engkau, kecuali hanya sebagai bantahan. Bahkan mereka adalah kaum yang suka bertengkar” (Q.S. 43:57 -58) Datangnya Ibnu Maryam Matsil Ayat suci tersebut menjelaskan bahwa tatkala Nabi […]

Leave a comment

AHMADIYAH: AHLUS-SUNNAH WAL-JAMA’AH

“Dan hendaklah diantara kamu ada satu golongan yang menyeru kepada kebaikan, dan menyuruh berbuat benar dan melarang berbuat salah. Mereka itulah orang yang beruntung” (Q.S. 3: 104).   Profetik perpecahan umat Quran Suci secara halus menubuatkan tentang perpecahan umat Islam di kemudian hari sebagaimana tersirat dalam ayat suci 3:104 di atas, tetapi Nabi Suci berulangkali  […]

1 Comment