Abdullah

ABDULLAH artinya hamba Allah, telah biasa dipakai untuk nama laki-laki sejak zaman jahiliyah pra Islam, misalnya ayahanda Nabi Suci Muhammad Saw. (w. 570 M). Dalam sejarah awal Gerakan Ahmadiyah (Lahore) Indonesia (GAI) terdapat nama Abdullah Affandi, S.H. (Jakarta).

Semasa mudanya menjadi santri Bapak Mirza Wali Ahmad Baig di Puwokerto. Setiap Sabtu-Minggu nyantri bersama santri-santri lainnya yang belajar di MULO memperdalam agama, belajar bahasa Arab dan tafsir Al Qu’ran di rumah Bapak Mirza Wali Ahmad Baiq. Setelah Indonesia merdeka, beliau mengabdikan diri kepada Islam lewat Nahdhatul Ulama (NU) sampai akhir hayatnya. Kariernya di bidang politik pernah menjadi legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR GR), dan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Agama RI. Jabatan terakhir sampai pensiun adalah anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

  1. Leave a comment

tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: